Penemuan Orok Bayi Menghebohkan Warga Labuapi Lombok Barat, Kondisinya Mengenaskan

by -1 views

tasturapost.id Penemuan orok bayi dalam kondisi mengenaskan, menghebohkan warga dan pengguna jalan yang melintas di Jalan By Pass BIL II terong Tawah Labuapi Lombok Barat, Kamis (3/11).

Atas Temuan ini, Kapolsek Labuapi Iptu Jahyadi Sibawaih, SH mengatakan mayat bayi laki-laki ini berjenis kelamin laki-laki, dan kodisinya sudah sangat mengenaskan, Jumat (4/11).

“Jajaran Polsek Labuapi langsung melakukan pengecekan ke TKP, di samping Jalur Lambat BIL II arah Mataram menuju Gerung yakni di Dusun Jerneng Induk Desa Terong Tawah Kec. Labuapi Kab. Lobar,” ungkapnya.

Berdasarkan keterangan Sultan Tamrin, warga yang melihat dan menemukan pertama kali, bahwa pada saat itu sedang memotong daun pisang untuk pakan ternak.

“Saat itu, saksi sedang mencari pakan ternak, memotong daun pisang dan memungut daun pisang yang jatuh ke tanah. Ketika Saksi memungut daun pisang yang jatuh, Saksi mencium bau menyengat,” jelasnya.

Tiba-tiba Sultan melihat adanya Mayat Bayi dalam posisi terlentang, yang setengah dari badannya terbungkus Kain berwarna hitam dan coklat muda.

“Bungkusan Kain tersebut dibungkus lagi menggunakan plastic, selanjutnya saksi menginformasikan kepada saksi lainnya yaitu Sdr. Haji Asinah,” imbuhnya.

Atas temuan tersebut, warga kemudian melaporkannya ke Polsek Labuapi, kemudian Kapolsek Labuapi beserta anggota mengecek langsung ke TKP.

“Kemudian melakukan evakuasi terhadap mayat bayi tersebut menuju RSU Bhayangkara dan melakukan koordinasi dengan pihak RS. Bhayangkara untuk proses lebih lanjut,” katanya.

Kapolsek juga mengatakan, untuk sementara Mayat Bayi Laki-laki di titipkan di Mesin Pendingin ruang Jenazah RS. Bhayangkara dan untuk menunggu tindak lanjut Visum dari Tim Dokter.

“Masih menunggu hasil Visum dari RS. Bhayangkara, dan saat ini Polsek Labuapi sedang mendalami penemuan mayat bayi tersebut, memeriksa saksi-saksi dan mengumpulkan Barang bukti,” tandasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.