Polsek dan Camat Batukliang Sisir Pusat Perbelanjaan

by -7 views

LOTENG- Kapolsek bersama dengan Pemerintah Kecamatan Batukliang turun menyisir pusat toko dan pusat perbelanjaan di wilayah setempat, Sabtu malam (10/06).

Penyisiran tersebut dilakukan, guna memberikan imbuan,terkait penerapan PPKM berbasis Mikro dalam rangka upaya memutus penyebaran Covid 19 di wilayah Kecamatan Batukliang.

Hal ini sesuai dengan Surat Edaran Gubernur NTB untuk pemberlakuan PPKM berbasis mikro  kepada para pedagang, pengunjung dan pengendara yg melintas.

Kapolsek Batukliang Loteng, IPTU Gede Gisiyasa membenarkan, pihaknya yang tergabung dalam forkopinca telah turun untuk memberikan sosialisasi PPKM pada masyarakat dan pusat perbelanjaan.

“Kami sudah turun untuk memberikan imbuan itu pada masyarakat maupun pemilik pusat perbelanjaan itu,” katanya dengan tegas, kemarin.

Ia menegaskan, kegiatan ini merupakan kegiatan Imbangan penerapan PPKM berbasis Mikro diwilayah Pulau Jawa dan Bali. Sesuai Surat Edaran Gubernur NTB.

Dimana PPKM ini penting diterapkan, karena diwilayah tersebut telah terjadi peningkatan Kasus Civid 19 yang cukup tinggi dan angka kematian Pasien Covid 19 yang meningkat.

Oleh Karena itu, Pemerintah Provinsi NTB yang merupakan penyangga dari kedua provinsi tersebut  perlu melakukan langkah- langkah antisipasi terjadinya lonjakan kasus Covid 19, dengan upaya pencegahan dan pemberlakuan PPKM  berbasis Mikro.

“Ini penting sekali guna mencegah peningkatan Covid-19 ini meningkat,” ucapnya.

Ia mengaku, dalam kegiatan imbuan itu, pihak meminta pada masyarakat terutama pemilik usaha mengedepankan protokol kesehatan, seperti dengan tidak mengundang massa.

“Saya harapkan masyarakat untuk patuh dengan segala aturan yang diterapkan ini. Karena ini demi masyarakat juga di saat pandemi yang masih melanda ini,” tuturnya.

Sementara itu, Camat Batukliang Loteng, H Suhartono menyatakan, pada intinya pihaknya turun dengan mendatangi lokasi pertokoan, kuliner dan lokasi kumpul remaja guna memberikan imbauan terkait akan diberlakukannya PPKM berbasis mikro.

Tujuanya agar para pengelola dan pengunjung dapat memahami poin- poin yang menjadi inti penerapan PPKM mikro tersebut.

“Semua masyarakat harus tahu tentang aturan dari PPKM ini. Apa saja yang dilarang atau tidak di larang,” imbuhnya.

Ia menyatakan, dalam penerapan PPKM ini ada beberapa poin yang harus di taati oleh masyarakat. Diantaranya, setiap orang, pelaku usaha, pengelola, penyelenggara atau penanggung jawab tempat dan fasilitas umum yang melaksanakan aktivitas, berkewajiban melaksanakan protokol kesehatan yang telah ditetapkan.

Kemudian, menerapkan pola hidup sehat dan bebas Covid-19 dengan 6 M,
tidak boleh berkerumun, membatasi aktivitas di tempat umum/keramaian, membatasi jumlah pengunjung maksimal 25 persen dari kapasitas yang tersedia, mentaati waktu kegiatan operasional usaha sampai dengan pukul 20.00 WITA.
Selanjutnya, Setiap orang agar membatasi aktifitas di luar rumah dan berupaya menunda/ mengurangi perjalanan ke luar daerah.

Sedangkan, perjalanan dalam negeri yang akan memasuki wilayah harus mengikuti ketentuan. Dimana, harus menunjukkan keterangan negatif Antigen (H 1) disertai dengan barcode. transportasi mobil pribadi, sepeda motor, bis, kereta api dan kapal laut, menunjukkan keterangan negatif Antigen (H 1) disertai dengan barcode,

“Kedatangan perjalanan dari Jawa dan Bali wajib menunjukkan kartu vaksin (minimal vaksinasi dosis pertama) dan keterangan negatif Antigen (H 1) disertai dengan barcode dan
Khusus pengemudi dan pembantu pengemudi kendaraan logistik tidak wajib menunjukkan kartu vaksin pertama dan wajib menunjukkan hasil negatif Antigen (H 1),” tuturnya.

Ia menyatakan, untuk penerapan PPKM ini, pihaknya Kecamatan Batukliang rencananya kegiatan intens patroli gabungan dilokasi yang dianggap masih rendah dan kesadaran masyarakat terkait dengan pemberlakuan PPKM berbasis mikro yang masih minim.

“Kami berharap masyarakat untuk menaati segala aturan yang berlaku ini. Sebab jika tidak kami kedepanya akan memberikan sanksi pada mereka,” imbuhnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.