Puluhan Hotel dan Restoran Belum Kantongi Sertifikat CHSE

Lombok Tengah-‘Sejumlah Hotel dan Restoran di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) masih banyak yang belum memiliki sertifikat cleanliness, healthy, safety, environmental sustainability (CHSE) yang dikeluarkan Kementerian Pariwisata.

Berdasarkan data dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Loteng mencatat baru 20 Hotel dan Restoran yang telah memiliki sertifikat CHSE tersebut.

Read More

Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Loteng, H Lalu Lendek Jayadi mengatakan, sesuai dengan aturan dari pemerintah pusat, semua Hotel dan Restoran diwajibkan memiliki sertifikat CHSE. Dari 114 Hotel dan Restoran di Loteng baru 20 Hotel dan Restoran yang telah memiliki sertifikat CHSE.

“Baru 20 Hotel dan Restoran yang sudah, masih banyak yang belum,” ujarnya.

Oleh sebab itu pihaknya saat ini terus mendorong para pelaku wisata untuk mengurus sertifikat CHSE tersebut, karena sertifikat itu sebagai syarat beroperasi ditengah pandemi Covid-19.

“Sertifikat CHSE ini salah satu yang harus disiapkan pihak Hotel dan Restoran serta Desa wisata sebagai tanda zona hijau,” katanya.

Sementara itu, dari puluhan Desa wisata di Loteng, baru dua Desa wisata yanh telah memiliki sertifikat CHSE yakni Objek Wisata Sade Desa Rambita dan Gunung Tunak Desa Merta.

“Sedangkan Desa wisata lainnya masib belum, dan terus kita dorong saat ini. Sanksi memang belum ada, karena tidak ada,” pungkasnya. (F)

.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.