Vaksinasi Booster Untuk Pengamanan MotoGP, Lombok Barat Dipusatkan di Pelabuhan Lembar

Lombok Barat, NTB – Vaksinasi serentak Indonesia (Boster), yang dipantau langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si juga dilaksanakan di Wilayah Kabupaten Lombok Barat, kamis (3/1/2022).

Kali ini dipusatkan di Gedung Kedaro Pelabuhan PT. Pelindo III Lembar Kec. Lembar, Kab. Lombok Barat, yang dihadiri oleh Irwasda Polda NTB Kombes Pol Djoko Hari Utomo, S.I.K., M.Si.

Dalam kegiatan ini, Irwasda Polda NTB didampingi oleh sejumlah Pejabat Utama Polda NTB diantaranya Kabid Dokes Polda NTB  Kombes Pol dr. Komang Nurada Mahardana, So.THT. KL., Kabid TIK Polda NTB  Kombes Pol Yayan Hartadi, S.I.K.

Hadir pula Kapolres Lombok Barat, AKBP Wirasto Adi Nugroho, SIK,  beserta stake holder lainnya di Lombok Barat.

“Hari ini, kita sedang melaksanakan vaksinasi massal untuk dosis dua dan booster, karena memang untuk pengamanan MotoGP ini, kita utamakan tempat-tempat dimana nanti penonton akan datang,” ungkap Irwasda Polda NTB Kombes Pol Djoko Hari Utomo, S.I.K., M.Si.

Menurutnya, penonton yang datang  nantinya, baik dari dalam negeri maupun luar negeri, karenanya kesiapan dari pelabuhan, terutama untuk yang berada di Lembar ini, perlu lebih dipersiapkan.

“Untuk target hari ini di Lombok Barat kurang lebih 3.980 dosis, untuk disini  (Terminal Kedaro Lembar) kita upayakan maksimal 1.100 sasaran,” ucapnya.

Dijelaskan bahwa, vaksinasi di Pelabuhan Lembar ini diperuntukan untuk booster, untuk pelayanan di Pelabuhan.

Pada kesempatan itu, secara virtual, Kapolri menekankan bahwa peningkatan varian baru Covid 19 di kota besar seperti pulau jawa sudah masuk di angka 17.000 Kasus.

Selain memaksimalkan pelaksanaan vaksin tahap 3 (booster), penerapan Prokes yang ketat harus dilakukan, ada beberapa kasus tidak menjamin terhindar dari Covid 19 walaupun sudah vaksin Dosis kedua.

Menkes RI meminta, terkait Kasus omicron ini agar masyarakat tidak panik, komunikasikan dengan pihak rumah sakit.

Dijelaskan pula bahwa, untuk kasus tanpa gejala dan ringan cukup lakukan isolasi mandiri, sehingga dalam menghadapi varian baru ini dengan tetap tenang.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.