Percepatan Laju Vaksinasi ke-tiga (Boster) digelar di Hotel Oboroi Tanjung

Lombok Utara, NTB – Bertempat di Hotel Oboroi Ds Medana Kec. Tanjung Diselenggarakan Kegiatan Percepatan Laju Vaksinasi ke-tiga (Boster) Bagi Karyawan Pelaku Pariwisata Di wilayah Kab. Lombok Utara Di Hotel Oboroi Bersama Kapolri JENDRAL POLISI Drs. LISTIYO SIGIT PRABOWO, M.Si Melalui Aplikasi Zoom Meeting, Rabu, 09/02/2022.

Hadir Dalam Acara Percepatan Laju Vaksinasi ke-tiga (Boster) Tersebut Wakapolres Lombok Utara KOMPOL SAMNURDIN, SH, Pabung Kodim 1606/MTR MAYOR INF. IBNU HABAN, Kadinkes Lombok Utara Dr. ABDUL KADIR, Kabag Ops Polres Lotara RADITUA SUHARTA, SH,. S.I.K, BNPB Lombok utara, tim Faskes Nipah dan Urkes Polres Lombok Utara bersama 49 karyawan.

Read More

Pada kesempatan tersebut, Kapolri JENDRAL POLISI Drs. LISTIYO SIGIT PRABOWO, M.Si Melalui Aplikasi Zoom Meeting meminta kepada seluruh stakeholder untuk terus melaksanakan akselerasi vaksinasi ditengah masuknya varian baru covid-19 jenis omicron, menghimbau agar melakukan percepatan vaksinasi kepada masyarakat.

Kapolres Lombok Utara Akbp I Wyn Sudarmanta, S.I.K., M.H. yang diwakili Wakapolres Kompol Samnurdin, S.H menerangkan Percepatan Laju Vaksinasi ke-tiga (Boster) Bagi Karyawan Hotel Oberoi, sebelumnya telah dilaksanakan pada hari Senin tanggal 07 Februari 2022 Oleh Faskes Nipah sebanyak 62 karyawan dimana Jumlah seluruh karyawan Hotel Oboroi sebanyak 161 orang (kontraktor 49 dan karyawan 112).

harapan kami kepada suluruh masyarakat Lombok Utara baik yang berada di luar wilayah khususnya karyawan hotel Oboroi yang belum melaksanakan Vaksinasi ke-tiga (Boster), untuk segera melakukan vaksin di luar hotel, dikarenakan hotel Oboroi tidak melakukan vaksin kembali, faskes vaksinasi ke-tiga dimasing-masing wilayah telah disiapkan agar mencegah penularan covid-19, bagi masyarakat yang sudah enam bulan telah vaksin kedua, silahkan ikuti vaksin booster, tutur Kompol Samnurdin.

Ia menambahkan bahwa Kementerian Kesehatan telah menyiapkan aturan-aturan soal pasien yang terjangkit,. Warga yang positif Covid-19 dengan gejala sedang dan berat, akan dirawat di rumah sakit yang telah disiapkan, Sedangkan, pasien yang gejala ringan maupun tanpa gejala diperbolehkan untuk melakukan karantina di rumah dengan syarat pengawasan ketat dari Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat

“Hal yang terpenting saat ini kita lakukan setelah melaksanakan vaksinasi adalah untuk tetap disiplin dan patuh dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes) dalam aktivitas sehari-harinya, tutupnya.

humas

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.